CNN Indonesia
Sabtu, 04 Apr 2026 08:25 WIB
Ilustrasi wisatawan saat hadapi cuaca panas terik. (iStock/Pheelings Media)
Jakarta, CNN Indonesia --
Memasuki masa transisi menuju musim kemarau, cuaca dan suhu udara di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek mulai terasa lebih menyengat.
Meski cuaca terik membayangi, momen libur panjang atau long weekend tetap menjadi waktu favorit masyarakat untuk bepergian.
Namun, cuaca panas ekstrem membawa risiko kesehatan seperti dehidrasi, radang tenggorokan, kelelahan hebat (heat exhaustion), hingga flu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar rencana liburan kamu tidak berantakan karena jatuh sakit saat long weekend, berikut adalah panduan praktis menjaga kesehatan di tengah cuaca terik:
1. Hidrasi dan Nutrisi adalah Kunci
Kehilangan cairan tubuh melalui keringat terjadi lebih cepat saat cuaca panas. Jangan menunggu haus untuk minum. Selalu bawa botol minum sendiri dan konsumsi air putih secara berkala.
Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak air (seperti semangka atau mentimun). Hindari makanan yang terlalu berminyak atau pedas yang dapat memicu radang tenggorokan.
Jika diperlukan, konsumsi vitamin tambahan untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap prima selama perjalanan.
2. Pilih Pakaian dan Proteksi Luar yang Tepat
Tampil keren saat liburan itu penting, namun kenyamanan tetap menjadi prioritas utama. Gunakan pakaian berbahan tipis, longgar, dan mudah menyerap keringat seperti katun atau linen. Hindari pakaian tebal atau berlapis yang memerangkap panas tubuh.
Gunakan topi lebar dan kacamata hitam untuk melindungi kepala serta mata dari paparan langsung sinar UV. Ini adalah perlindungan wajib. Oleskan sunscreen minimal SPF 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama jika Anda berkunjung ke pantai atau pegunungan.
3. Siapkan 'Starter Kit' Anti-Gerah
Bawalah barang-barang pendukung di dalam tas untuk menyiasati suhu yang menyengat:
- Kipas Portabel: Kipas genggam elektrik sangat membantu memberikan aliran udara instan saat Anda berada di area terbuka yang minim angin.
- Handuk Kecil/Tisu: Siapkan sapu tangan atau tisu untuk menyeka keringat agar kulit tetap kering dan terhindar dari iritasi.
4. Atur Ritme dan Pilih Destinasi yang Nyaman
Manajemen waktu kunjungan sangat menentukan kenyamanan liburan kamu. Batasi aktivitas luar ruangan yang berat antara pukul 11.00 hingga 14.00, saat matahari berada pada titik terpanas. Kunjungi objek wisata terbuka seperti pantai di pagi hari atau menjelang sore.
Saat merencanakan destinasi, pastikan lokasi tersebut memiliki area berteduh atau fasilitas ber-AC yang memadai untuk beristirahat sejenak dari sengatan matahari.
(ana/wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































