7 Diet Hacks Ini Katanya Works, Tapi Ternyata Berbahaya

3 hours ago 1

CNN Indonesia

Jumat, 10 Apr 2026 06:00 WIB

Di balik klaim yang terdengar meyakinkan, banyak diet hacks yang katanya bagus untuk diikuti tapi sebenarnya berbahaya buat kesehatan. Apa saja? Ilustrasi. Ada beberapa diet hacks yang diklaim bagus tapi sebenarnya berbahaya. (iStock/bymuratdeniz)

Jakarta, CNN Indonesia --

Obsesi menurunkan berat badan dengan cepat terus melahirkan berbagai diet hacks. Mulai dari minum kopi campur lemon di pagi hari hingga pola makan ekstrem yang menjanjikan tubuh langsing dalam waktu singkat.

Namun, di balik klaim yang terdengar meyakinkan, banyak dari trik ini tidak didukung bukti ilmiah, bahkan berisiko bagi kesehatan. Alih-alih membantu, beberapa justru dapat mengganggu metabolisme, pencernaan, hingga keseimbangan nutrisi tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip dari Inside Hook, dokter umum di pusat rehabilitasi, Indhira Ghyssaert menjelaskan bahwa berat badan yang sehat tidak bisa dicapai secara instan. Dibutuhkan pola makan seimbang, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup yang konsisten.

Mengutip berbagai sumber, berikut merupakan sejumlah diet hacks yang terlihat efektif, tetapi sebenarnya berisiko bagi tubuh.

1. Kopi campur lemon

Tren minum kopi dicampur perasan lemon disebut-sebut dapat mempercepat penurunan berat badan. Kombinasi ini dipercaya mampu membakar lemak lebih cepat dan menekan nafsu makan.

Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan campuran ini efektif menurunkan berat badan.

Menuil Prevention, konsumsi kopi yang asam ditambah lemon berpotensi memicu iritasi lambung, refluks asam, hingga gangguan pencernaan, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong.

2. Diet detoks cairan

Diet ini mengharuskan seseorang hanya mengonsumsi jus buah atau cairan tertentu selama beberapa hari untuk membersihkan racun dalam tubuh.

Mengutip dari Vitally You, tubuh sudah memiliki sistem detoks alami melalui hati dan ginjal. Pola makan ekstrem ini justru berisiko menyebabkan kekurangan protein, lemas, hingga penurunan massa otot. Penurunan berat badan yang terjadi pun umumnya hanya sementara.

3. Puasa ekstrem untuk membakar lemak lebih cepat

Puasa sering diklaim dapat mempercepat pembakaran lemak karena tubuh tidak mendapat asupan energi dari makanan.

Meski ada metode yang aman, puasa tanpa pengaturan kalori yang tepat dapat menyebabkan tubuh kehilangan energi, memperlambat metabolisme, hingga memicu makan berlebihan setelahnya. Penurunan berat badan tidak hanya soal waktu makan, tetapi keseimbangan asupan kalori secara keseluruhan.

Simak diet hacks yang salah kaprah lainnya di halaman berikutnya..

Add as a preferred
source on Google

Read Entire Article
Korea International