Jangan Dibuang! Ini 6 Cara Memanfaatkan Kulit Jeruk di Halaman Rumah

5 hours ago 7

CNN Indonesia

Sabtu, 11 Apr 2026 09:35 WIB

Kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk berkebun, mulai dari jadi pupuk kompos hingga pengusir hama. Simak cara menggunakannya di sini. Ilustrasi. Kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk berkebun, mulai dari jadi pupuk kompos hingga pengusir hama. (iStockphoto/Astrid860)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Habis makan jeruk, jangan buru-buru buang kulitnya, ya. Soalnya kulit jeruk memiliki banyak manfaat untuk halaman rumah, asal digunakan dengan tepat.

Selain murah dan mudah didapat, kulit jeruk bisa membantu meningkatkan kesehatan tanaman dan menjaga halaman dari hama. Namun bagaimana cara memanfaatkannya yang tepat?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara memanfaatkan kulit jeruk untuk berkebun

Berikut ini sejumlah cara praktis memanfaatkan kulit jeruk untuk berkebun yang bisa Anda coba:

1. Jadi bahan kompos

Kulit jeruk mengandung nutrisi penting, seperti nitrogen, kalium, dan fosfor yang sama bergunanya dengan buah jeruk itu sendiri. Anda bisa menggabungkan kulit jeruk bersama sampah organik lain untuk membuat tumpukan kompos (compost pile).

Cara memanfaatkannya menurut Southern Living, potong-potong kulit jeruk menjadi bagian kecil agar mudah terurai. Tambahkan potongan kulit jeruk ini ke tumpukan kompos.

Saat terurai, kulit jeruk akan memperkaya kompos dengan nutrisi asam yang baik untuk tanaman, seperti bunga mawar, kamelia, dan hydrangea yang menyukai tanah asam.

2. Mengusir serangga

Kulit jeruk mengandung limonene, senyawa alami yang efektif sebagai pengusir serangga. Aroma kuat dari limonene membuat serangga sensitif menjauh dari area halaman.

Anda bisa menaburkan kulit jeruk segar di sekitar tanaman untuk mengusir hama tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

3. Membuat pengusir semut alami

Selain serangga lain, semut juga tidak menyukai bau kulit jeruk. Tips dari laman Martha Stewart, Anda bisa mengeringkan kulit jeruk terlebih dahulu, kemudian menggilingnya menjadi bubuk halus.

Taburkan bubuk kulit jeruk ini di sekitar area yang sering dilalui semut. Karena bubuk ini mudah terurai dan hilang, Anda mungkin perlu mengulangi proses ini secara berkala untuk menjaga efektivitasnya.

4. Jadi pot biodegradable untuk pembibitan

Tak perlu beli polibag atau wadah semai jika ingin melakukan pembibitan. Anda bisa memanfaatkan kulit jeruk jadi pot biodegradable, alias pot yang mudah terurai.

Caranya, belah kulit jeruk menjadi dua bagian, ambil daging dan bijinya, lalu isi dengan tanah dan tanam benih di dalamnya.

Nutrisi dari kulit jeruk akan membantu pertumbuhan awal tanaman. Setelah bibit menumbuhkan tunas yang cukup kuat, Anda bisa memindahkannya ke pot atau lahan lebih besar.

5. Penetral bau di halaman rumah

Jika ada bagian halaman yang berbau tidak sedap, misalnya tumpukan pupuk kandang atau kompos yang mulai bau, kulit jeruk bisa jadi penyegar alami.

Tips dari The Spruce, anda bisa menaruh kulit jeruk segar di sekitar area yang bau atau membuat kantong pengharum dengan kulit jeruk kering.

Aroma segar dari kulit jeruk akan membantu menyamarkan bau tak sedap dan membuat halaman rumah terasa lebih nyaman.

6. Pengusir kucing

Bagi yang halaman rumahnya sering dijadikan "toilet umum" kucing, kulit jeruk bisa jadi solusinya. Menyebar kulit jeruk di sekeliling pekarangan dapat membantu mengusir kucing yang tak menyukai aromanya.

Itu dia beberapa cara memanfaatkan kulit jeruk di halaman rumah. Namun penggunaannya harus hati-hati.

Kulit jeruk bisa menarik hama seperti siput, cepat mengering, dan bisa merusak tumpukan vermikompos (kompos dengan cacing).

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan kulit jeruk dalam jumlah kecil terlebih dahulu untuk melihat bagaimana pengaruhnya pada halaman rumah Anda.

(rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Korea International