Apa Saja Agenda Negosiasi AS-Iran di Pakistan Hari Ini?

4 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Delegasi Amerika Serikat dan Iran akan bertemu untuk membahas negosiasi gencatan senjata di Pakistan hari ini, Sabtu (11/4) usai lebih dari sebulan perang. Perundingan damai itu akan digelar di Hotel Serena Islamabad.

Delegasi AS dipimpin Wakil Presiden JD Vance diikuti Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, menantu Donald Trump, serta eks penasihat kepresidenan Jared Kushner.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen sekaligus eks Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammad Bagher Ghalibaf, diikuti Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Topik yang kemungkinan jadi pembahasan alot kedua negara itu dalam negosiasi adalah progam nuklir Iran, Selat Hormuz, dan Lebanon.

Sebelum pertemuan ini berlangsung, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyerukan semua pihak menghormati proses perdamaian usai mendengar laporan pelanggaran gencatan senjata.

"Saya dengan sungguh-sungguh dan tulus mendesak semua pihak untuk menahan diri dan menghormati gencatan senjata selama dua minggu, sebagaimana telah disepakati, sehingga diplomasi dapat memainkan peran utama dalam penyelesaian konflik secara damai," kata dia pada Jumat (8/4) di X.

[Gambas:Video CNN]

Sebelum pertemuan digelar, Iran menuduh AS melanggar gencatan di antaranya sekutu Washington Israel menggempur Lebanon, rudal masuk ke wilayah udara Iran, hingga penyangkalan hak pengayaan uranium Iran.

Terlepas dari itu, berikut agenda dalam negosiasi AS-Iran hari ini.

- Delegasi Iran bertemu PM Pakistan.

- Delegasi Iran akan bertemu dengan PM Sharif pada Sabtu pagi.

- Delegasi Iran bertemu delegasi AS.

Jika pihak Amerika menerima prasyarat delegasi Iran, pembicaraan akan dimulai Sabtu sore di Hotel Serena, demikian dikutip media semi pemerintah Iran, Tasnim News Agency.

Sejumlah sumber mengatakan pembicaraan bisa berlangsung dalam berbagai format, langsung atau melalui perantara.

"Kedua pihak juga akan duduk berhadapan langsung, dan mengadakan pembicaraan terpisah dengan pihak Pakistan," kata dia, dikutip Anadolu Agency, Kamis.

Sumber lain menyebut pembicaraan langsung mungkin terjadi "tidak lebih dari dua hingga tiga hari karena masalah keamanan."

Dewan Nasional Tertinggi Iran sebelumnya menyatakan pembicaraan bisa berlanjut hingga 15 hari. Ini menunjukkan setidaknya beberapa anggota delegasi kemungkinan tetap berada di Islamabad setelah hari Sabtu.

(isa/chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Korea International