Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah wilayah di Provinsi Banten, mulai dari Tangerang hingga Serang, berpotensi diguyur hujan lebat sepekan ke depan imbas sejumlah fenomena atmosfer yang aktif di sekitar wilayah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut sejumlah dinamika atmosfer berpotensi memicu hujan lebat di wilayah Banten, salah satunya sirkulasi siklonik yang terpantau berada di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu BMKG juga memantau adanya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial serta Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin di wilayah Banten.
"Indeks kelembapan udara yang cukup basah pada lapisan 850mb hingga 500bm dan labilitas lokal kuat yang tuurt mendukung proses konvektif, sehingga meningkatkan peluang terjadinya cuaca signifikan dalam sepekan ke depan," kata BMKG dalam keterangannya di Instagram, Selasa (7/4).
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat sepekan ke depan di wilayah Banten:
08-11 April
Hujan lebat-sangat lebat
- Kabupaten Pandeglang bagian Selatan
- Kabupaten Lebak bagian Selatan
Hujan sedang-lebat
- Kabupaten Serang
- Kota Serang
- Kabupaten Pandeglang
- Kabupaten Lebak
- Kabupaten Tangerang bagian Selatan
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
12-13 April
Hujan sedang-lebat
- Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan
- Kabupaten Lebak bagian Selatan
- Kabupaten Serang bagian barat
- Kabupaten Tangerang bagian Selatan
- Kota Tangerang Selatan
Pada periode tersebut, BMKG juga menyebut adanya potensi angin kencang di Kabupaten Pandeglang bagian selatan serta di Kabupaten Lebak bagian selatan.
BMKG juga mengatakan adanya potensi gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di beberapa wilayah seperti Selat Sunda bagian barat, perairan selatan Pandeglang, dan perairan selatan Lebak.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang.
"Lakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir, dan mengamankan barang-barang penting," imbau BMKG.
(lom/fea)
Add
as a preferred source on Google


















































