Shopee Perkuat UMKM Lokal dengan Voucher Rp165 Miliar Sepanjang 2025

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Shopee Indonesia mengalokasikan dana sebesar Rp165 miliar dalam bentuk voucher promosi sepanjang 2025 bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah strategis ini diambil untuk mendorong daya beli masyarakat terhadap produk-produk lokal yang tersedia di platform mereka.

Inisiatif tersebut secara khusus menargetkan penjual yang memasarkan 100 persen produk buatan Indonesia. Dengan bantuan ini, Shopee berharap para mitra penjual dapat mengoptimalkan performa toko mereka melalui berbagai skema insentif belanja.

Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, mengatakan dukungan promosi masih menjadi salah satu faktor penting bagi keberlanjutan usaha lokal di era ekonomi digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami melihat dukungan promosi dalam bentuk voucher memberikan dampak nyata dalam membantu meningkatkan minat beli konsumen dan memperbesar peluang transaksi,” ujarnya seperti dikutip dari detikcom, Rabu (12/5).

Melalui program Voucher Akselerasi Usaha Lokal, seller yang memenuhi syarat akan menerima voucher senilai Rp500 ribu per toko. Voucher diberikan otomatis dan dapat langsung digunakan untuk menarik pembeli saat bertransaksi.

Shopee juga akan menyalurkan voucher secara rutin setiap tanggal 17 pada bulan berikutnya. Skema ini disiapkan untuk menjaga daya tarik produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan secara berkelanjutan.

Menurut Radynal, program tersebut dirancang agar pelaku usaha lokal memiliki ruang lebih besar untuk berkembang di tengah persaingan pasar digital yang semakin ketat.

“Berangkat dari efektivitas tersebut, Shopee menghadirkan Voucher Akselerasi Usaha Lokal sebagai bentuk dukungan tambahan bagi Penjual dengan 100% produk lokal agar dapat berkembang lebih berkelanjutan,” kata dia.

Shopee menyebut alokasi dukungan promosi akan terus ditingkatkan pada 2026. Hingga periode Januari-Mei 2026, perusahaan telah mengalokasikan lebih dari Rp100 miliar dalam berbagai jenis voucher untuk mendukung aktivitas penjualan seller lokal.

Di sisi lain, strategi pemberian voucher masih dinilai efektif dalam mendorong transaksi online. Lembaga riset pengalaman pengguna e-commerce, Baymard, mencatat sekitar 70 persen keranjang belanja online secara global tidak berlanjut menjadi transaksi.

Dalam kondisi tersebut, program diskon dan voucher dinilai dapat membantu mendorong konsumen menyelesaikan pembelian. Shopee juga mencatat seller UMKM lokal mengalami peningkatan pendapatan hingga 40 persen melalui pemanfaatan voucher toko dan voucher kampanye produk lokal.

Momentum Hari Belanja Lokal yang digelar setiap tanggal 17 juga disebut memberi dampak terhadap peningkatan transaksi. Pada periode tersebut, seller UMKM lokal mencatat lonjakan penjualan lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

Selain program voucher, Shopee menyatakan akan melanjutkan berbagai inisiatif lain untuk mendukung UMKM lokal. Dukungan itu mencakup promosi, pelatihan, hingga penguatan ekosistem digital agar pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Perusahaan menilai perubahan perilaku belanja masyarakat yang semakin digital perlu diimbangi dengan dukungan yang relevan bagi seller lokal. Melalui program promosi tersebut, Shopee berharap transaksi produk lokal dapat terus tumbuh sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang lebih menarik bagi konsumen.

(rir)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Korea International