Jakarta, CNN Indonesia --
Pakistan tengah bersiap untuk menjadi tuan rumah negosiasi damai Iran dan Amerika Serikat yang akan digelar di Islamabad pada Sabtu (11/4) pagi waktu setempat.
Menjelang putaran pertama negosiasi di Ibu Kota Islamabad, personel militer dan pasukan paramiliter dikerahkan, sementara keamanan juga diperketat di seluruh wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir The Guardian, para pejabat Pakistan hingga kini tetap bungkam soal pengamanan jelang negosiasi tersebut, dengan alasan kekhawatiran keamanan dan diplomatik. Namun Mereka mengeklaim persiapan berjalan dengan lancar.
"Prioritas kami adalah agar pembicaraan berjalan lancar," kata seorang pejabat Pakistan secara anonim.
"Kami tidak ingin dianggap sebagai perusak. Peran kami adalah sebagai fasilitator dan mediator. Kami akan menyerahkan kepada kedua pihak, Iran dan AS, untuk membagikan perkembangan apapun kepada media, jika mereka menginginkannya," imbuh pejabat tersebut.
Para delegasi dijadwalkan tiba pada Kamis (9/4) malam dan Jumat (10/4) pagi waktu setempat.
Dari pihak AS, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa tim negosiasi akan dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, dan menantu Trump Jared Kushner.
Sementara itu para pejabat Iran mengonfirmasi Kepala Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi akan hadir. Tokoh-tokoh senior dari Garda Revolusi Iran juga diperkirakan akan hadir.
Selain itu para pejabat juga menyebut delegasi dari negara-negara Teluk, termasuk Qatar dan Arab Saudi, juga akan melakukan perjalanan ke Islamabad dan mungkin ikut serta dalam pembicaraan di sela-sela acara.
Di tengah risiko keamanan yang tinggi, para pejabat Pakistan mengonfirmasi bahwa ada tiga hingga empat tempat yang disiapkan untuk pertemuan penting tersebut.
Para delegasi utama diperkirakan akan menginap di hotel bintang lima eksklusif Serena di Islamabad, yang kemungkinan besar juga akan menjadi tempat penyelenggaraan pembicaraan.
Tempat lain yang juga dijadikan opsi lokasi adalah sekretariat perdana menteri, pusat konvensi Islamabad, dan lokasi militer. Belum diketahui jangka waktu pasti berapa lama pembicaraan akan berlangsung.
(dna)
Add
as a preferred source on Google


















































